Untitled Document
 
Berita Lengkap
Menpera Suharso Monoarfa Resmikan Rusunawa Unimus (Pondok Pesantren Putri KH Sahlan Rosjidi) dan Lima Rusunawa Mahasiswa PTN/PTS di Semarang

Sebelumnya Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang Prof. Dr. Soesanto sekaligus selaku tuan rumah memberikan sambutan bahwa Rusunawa mahasiswa harus diupayakan optimalisasi Pemanfaatan dan Pengelolaannyasebagai tempat pembinaan dan pembentukan karakter calon-calon pemimpin bangsa. Rusunawa selain sebagai rumah tinggal yang nyaman bagi mahasiswa sekaligus sebagai tempat pembinaan mahasiswa sehingga memiliki kualitas intelektual, sosial, emosional, dan spiritual yang memadai. Oleh karena itu Unimus memfungsikan rusunawa sebagai pondok pesantren putri yang diberi nma PP Putri KH. Sahlan Rosjidi. yang sekaligus diresmikan pemanfaatanya oleh Menpera.

Dalam sambutan peresmian Menpera menyampaikan bahwa pemerintah menrgetkan pembangunan sebanyak 120 unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di berbagai fungsional di seluruh Indonesia pada tahun 2011 dan 2012. Pertimbangan tersebut mengingat makin sempitnya lahan apalagi di kota-kota besar, sehingga pembangunan perumahan rakyat harus dilakukan secara vertikal.

Selanjutnya Menpera mengungkapkan bahwa "Kalau tidak ada keluarga, maka tidak ada masyarakat. Tidak akan ada masyarakat, jika tidak ada bangsa. Maka, penyediaan rumah kedepan harus dilakukan secara serius, apalagi lahan untuk membangun rumah secara horisontal semakin sempit, sehingga rumah susun adalah jawabannya,".

Enam rusunawa yang dihibahkan kepada perguruqn tingi di Kota Semarang yang serentak diluncurkan ini merupakan bagian dari 80 rusunawa mahasiswa di Indonesia yang pembangunannya atas bantuan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) RI.

Bantuan pemerintah pusat berupa rusunawa mahasiswa bagi perguruan tinggi merupakan stimulan. Harapannya kedepannya, perguruan tinggi harus dapat mengembangkannya dan membangun rusunawa sendiri.

Menpera berharap dengan adanya rusunawa ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan mampu meningkatkan kenyamanan mahasiswa dalam menimba ilmu sehingga kualitas sumber daya manusia Indonesia semakin baik dan unggul.

Seusai menandatangani 6 buah prasasti didampingi oleh Gubernur Jateng dan masing-masing perwakilan universitas, Suharso bersama rombongan meninjau Rusunawa Unimus Residence 1 Universitas Muhammadiyah Semarang yang terletak sekitar 100 meter dari gedung rektorat. Rusunawa ini sudah mulai difungsikan untuk pesantren mahasiswi pada bulan September 2010 kemarin.

Rusunawa ini terdiri dari 4 lantai dengan jumlah kamar 99 unit dengan unit hunian berukuran tipe 21 m2. Pelaksanaan Pembangunan Rusunawa ini dimulai sejak tanggal 3 Juni 2009 dan telah selesai dikerjakan pada tanggal 30 November 2009. Rusunawa ini dilengkapi dengan fasilitas seperti kamar mandi dan WC Komunal, dan Ruang belajar bersama.

Selain berdialog dengan mahasiswi penghuni rusunawa, Suharso juga meninjau ruang laboratorium bahasa dan poliklinik yang terletak di lantai 1 yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh mahasiswi yang tinggal di rusunawa ini.

Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo menyambut baik peresmian rusunawa bagi mahasiswa di Semarang ini. Dengan tinggal di rusunawa, mahasiswa dapat belajar dengan lebih konsentrasi dan diharapkan sumber daya manusia di Semarang semakin meningkat.

Selain itu, Bibit juga menyampaikan tentang rencana penyusunan UU RTRW bagi kabupaten/kota masih dalam proses penyelesaian. Hal ini penting karena untuk mencegah alih fungsi lahan produktif menjadi perumahan yang makin merajalela. Bibit mengajak semua mahasiswa untuk melakukan program hijaukan kampus dengan menanam satu pohon bagi setiap mahasiswa yang masuk.

reni wiyananti-a12.2010.04022-25/12/2011
Tampil saran
Menu
Tampil saran
Tautan
Muhammadiyah
www.muhammadiyah.or.id
PonPes Modern Assalam
www.assalaam.or.id
PonPes Modern Gontor
gontor.ac.id
Universitas Muhammadiyah Semarang
unimus.ac.id
Quran
quran.com
Al-Islam
www.al-islam.com/Default.aspx?pageid=590
Islam House Indonesia
www.islamhouse.com/s/10523